Dilihat: 4 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 05-06-2020 Asal: Lokasi
Langkah 1: Koneksi perangkat keras




Koneksi perangkat keras: -Transduser ultrasonik piezoelektrik rduino Sensor Ultrasonik 5v- 》 Vccgnd- 》 Gnd
Pin No. 8-Pin Pemicu
Pin 7-'Pin Gema
Bel Arduino
Jahitan ke-9 -> + jahitan ve
Gnd- 》 -ve jarum
Langkah 2: Prosedur dan hasil

Sensor ultrasonik dan antarmuka Arduino.
int bel = 9;
int triggerPin = 7;//Pin pemicu 7
int echoPin = 8;//Gema pin 8
batalkan pengaturan()
Serial.mulai (9600); Kita akan memulai komunikasi serial, sehingga kita dapat melihat jarak pada monitor serial Serial.println (' Tutorial sensor pengukuran jarak ultrasonik Tech Ponder ').
pinMode (pemicuPin, OUTPUT); //tentukan pinnya
pinMode (echoPin, INPUT);
pinMode (buzzer, keluaran);
digitalWrite (buzzer, RENDAH);}
lingkaran kosong()
{int durasi, jarak;//Tambahkan durasi dan jarak
digitalWrite (triggerPin, HIGH);//trigger wave (misalnya untuk membuat LED berkedip)
penundaan(10);
digitalWrite (triggerPin, RENDAH);
durasi = pulseIn (echoPin, HIGH);//Fungsi khusus untuk mendengarkan dan menunggu gelombang
jarak = (durasi/2)/29.1;//Ubah angkanya menjadi cm (Jika ingin inci, Anda harus mengganti 29.1 dengan angka yang sesuai
penundaan (1000);
Serial.print (jarak); mencetak nomor
Serial.print('cm'); dan satuan
Serial.println(''); hanya mencetak ke baris baru
jika (jarak '35'
digitalWrite (buzzer, TINGGI);
Serial.println('Buzzer Aktif');
digitalWrite (buzzer, RENDAH);
Hasilnya ditampilkan pada monitor serial.
Arduino menggunakan sensor jarak ultrasonik untuk menghitung jarak setiap detik. Apabila jarak kurang dari 35 cm, arduino akan mendeteksi ambang batas dan buzzer akan menyala yang dapat digunakan sebagai pendeteksi hambatan. Bila jarak penghalang lebih dari 35 cm maka akan berbunyi alarm.