| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
PHA-200-01K
piezohannas
PHA-200-01K
Sensor Kecepatan Angin Transduser Ultrasonik 200KHz untuk Sensor Anemometer Ultrasonik
Barang |
Parameter Teknis |
Gambar |
|
Nama |
200KHz Transduser ultrasonik |
|
|
Model |
PH A-200-01K |
||
Frekuensi |
200KHz± 5% |
||
Jarak Deteksi |
0.10~ 1,5m |
||
Minimum Impedansi paralel |
2300Ω±20 % |
||
370pF±20 % @1KHz |
|||
Kepekaan |
Tegangan Mengemudi : 800Vpp,Jarak0,3m, Amplitudo Gema25mV |
||
-40~ +80℃ |
|||
≤3 Kilo atau 0,3MPa |
|||
|
(Lebar Sinar ) Lebar Sinar Setengah Daya@-3dB:10°±2, Sudut Tajam: 23°±4 |
||
Perumahan Bahan |
POM |
||
Penggunaan |
anemorumbometer, pengukur aliran gas |
||
utas : M12*1,5 |
|||
Tingkat Perlindungan |
IP68 |
||
Berat |
10g±5 %( panjang : 10cm ) |
||
Petunjuk Pengkabelan |
terintegrasi tipe : Merah+ ,Putih- ,Hitam: kabel berpelindung (default: tanpa sensor suhu ) |
||
Kurva Penerimaan |
Diagram Struktur Produk |
||
|
|
||
Diagram blok transduser ultrasonik :

Diagram Skema Sensor Suhu:

Instruksi Kabel tipe terintegrasi: :
1. Instruksi pengkabelan transduser: antarmuka (3pin, terminal 2.54mm)
Merah: transduser +
Putih: transduser -
Hitam: pelindung

2. Instruksi Kabel Sensor Suhu: antarmuka (3pin, terminal 2.0mm)

Merah dan hitam adalah kabel sensor suhu
Aplikasi untuk Sensor Angin Ultrasonik:
anemometer bekerja berdasarkan prinsip bahwa waktu tempuh gelombang suara melalui udara dipengaruhi oleh komponen kecepatan angin yang sejajar dengan arah rambatnya. Elemen dasar anemometer sonik terdiri dari pemancar dan penerima suara ultrasonik di ujung berlawanan dari volume pengambilan sampel. Ia bekerja dengan memutar panah arah angin, dan mentransmisikannya ke pelat kode koaksial, dan pada saat yang sama mengeluarkan nilai arah angin yang relevan. Biasanya bagian utama sensor arah angin mengadopsi struktur mekanis baling-baling angin.
Gambar untuk Sensor Anemometer Ultrasonik:
