Dilihat: 4 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 24-08-2018 Asal: Lokasi
Transduser ultrasonik pada dasarnya adalah kelas perangkat konversi energi elektromekanis, yang dapat dibagi menjadi tipe piezoelektrik, elektromagnetik, dan magnetostriktif sesuai dengan prinsip kerjanya. Saat ini, transduser ultrasonik yang umum umumnya berbentuk piezoelektrik, yang bekerja dengan menggunakan efek piezoelektrik positif dan negatif dari bahan piezoelektrik. Bahan piezoelektrik dipaksa menghasilkan muatan listrik yang disebut efek piezoelektrik positif. Sebaliknya bila medan listrik diterapkan pada bahan piezoelektrik, maka bahan piezoelektrik tersebut akan menghasilkan deformasi mekanis dan tegangan mekanis. Fenomena ini disebut efek piezoelektrik terbalik. Ketika sensor transduser ultrasonik menerapkan medan listrik berupa sinyal bolak-balik, berbagai bentuk gelombang elastis dapat tereksitasi dalam bahan piezoelektrik. Ketika frekuensi medan listrik bolak-balik bertepatan dengan frekuensi resonansi mekanis bahan piezoelektrik, bahan piezoelektrik berada dalam keadaan resonansi mekanis dan menjadi vibrator piezoelektrik. Jika frekuensi resonansi mekanik berada pada spektrum ultrasonik, maka gelombang mekanik yang dipancarkan oleh vibrator piezoelektrik adalah ultrasonik.
Dalam teknologi pengujian ultrasonik, probe pemancar ultrasonik dan penerima probe rentang ultrasonik dapat dibuat secara terpisah dengan menggunakan efek piezoelektrik positif dan negatif. Karena efek piezoelektrik bersifat reversibel, sebagian besar probe ultrasonik bersifat memancarkan dan menerima.
Sensor pengukur jarak ultrasonik dapat dibagi menjadi tiga rentang: besar, sedang dan kecil sesuai dengan jarak kerjanya. Diantaranya, jarak deteksi jangkauan kecil kurang dari 2m, frekuensi kerja antara 90-300kHz; jarak deteksi jarak menengah sekitar 20m, frekuensi kerja antara 90kHz; 300KHz yang besar sensor transduser ultrasonik sekitar 50m, dan frekuensi kerja antara 20-30kHz. Selain itu, terdapat sensor jangkauan audio yang jarak deteksinya lebih dari 50 m dan frekuensi pengoperasian sekitar 10 kHz.