Dilihat: 2 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 04-06-2019 Asal: Lokasi
Pengukur ketebalan arus eddy:
Pengukur ketebalan arus eddy umumnya digunakan untuk mengukur ketebalan lapisan isolasi pada substrat logam non-ferrous. Metode ini juga merupakan metode pengukuran non-destruktif. Instrumen ini menggunakan kumparan kawat tipis yang menghantarkan AC frekuensi tinggi (di atas 1 MHz) untuk menciptakan medan magnet bolak-balik pada permukaan probe instrumen. Ketika probe berada di dekat permukaan konduktif, medan magnet bolak-balik akan membentuk pusaran di permukaan. Sifat bahan matriks dan jarak antara probe dan substrat (yaitu ketebalan lapisan) mempengaruhi ukuran arus eddy. Arus eddy ini pada gilirannya menghasilkan medan elektromagnetik relatif yang dapat dirasakan oleh kumparan eksitasi atau kumparan lain yang berdekatan. Tampilan dan pengoperasian pengukur arus eddy mirip dengan pengukur induksi elektromagnetik. Alat jenis ini mampu mengukur ketebalan lapisan pada hampir semua logam non-ferrous.
Seperti halnya elektro pengukur ketebalan induksi magnetik s, mereka biasanya menggunakan probe tekanan konstan dan menampilkan pengukuran pada layar LCD. Selain itu, mereka dapat memilih untuk menyimpan pengukuran atau menganalisisnya secara instan dan menampilkannya ke printer atau komputer untuk pemeriksaan lebih lanjut. Deviasi pengukuran umumnya sekitar ±1%. Pengujian ini sensitif terhadap kekasaran permukaan, kelengkungan, ketebalan substrat, jenis bahan substrat logam, dan jaraknya dari tepi. Cara pengujian alat pengukur ketebalan cat ultrasonik dapat mengacu pada ASTM B 244, ASTM D 7091 dan ISO 2360 serta standar internasional lainnya. Banyak alat pengukur ketebalan sekarang menggabungkan prinsip induksi elektromagnetik dan arus eddy ke dalam satu sistem. Beberapa tugas pengukuran sederhana dapat secara otomatis beralih dari satu prinsip operasi ke prinsip operasi lainnya untuk mengukur ketebalan lapisan pada sebagian besar material logam. Sistem terintegrasi ini telah dikenal luas dan disambut baik oleh industri cat dan industri pelapis bubuk.
Ketiga, pengukur ketebalan ultrasonik
Teknologi pulsa gema ultrasonik yang digunakan pada alat pengukur ketebalan ultrasonik umumnya digunakan untuk mengukur ketebalan lapisan pada permukaan bahan matriks non-logam (seperti plastik, kayu, dll.) Selain itu, metode ini merupakan metode pengukur ketebalan lapisan yang tidak merusak dan tidak mengukur.Sampel menyebabkan kerusakan.Probe instrumen berisi transduser ultrasonik yang memancarkan pulsa dan melewati lapisan. Pulsa dipantulkan kembali dari bahan substrat ke transduser dan diubah menjadi sinyal listrik frekuensi tinggi. Dengan menganalisis bentuk gelombang gema secara digital, seseorang dapat menentukan ketebalan lapisan secara efektif. Dalam beberapa kasus, instrumen juga dapat mengukur ketebalan satu lapisan dalam sistem multilapis. Standar deviasi pengukuran metode ini umumnya sekitar ± 3%, dan metode pengukurannya dapat mengacu pada standar internasional ASTM D6132.
Empat, pengukur ketebalan mikrometer