| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
PHW-28-G
piezohannas
PHW-28-G
Transduser Pengukur Aliran Ultrasonik terpolarisasi horizontal 30KHz untuk Sensor Pengukur Aliran Ultrasonik
1. Parameter teknis :
Barang |
Parameter Teknis |
Gambar |
|
Nama |
Transduser akustik bawah air silinder non-arah terpolarisasi horizontal 28KHz |
|
|
Model |
PHW-28-G |
||
Frekuensi |
28KHz±5% |
||
Jarak Deteksi |
500m |
||
Minimum Impedansi paralel |
300Ω±20 % |
||
21000pF±20 % @1KHz |
|||
Kepekaan
|
|||
-40~ +80℃ |
|||
≤3Kilo atau 0,3MPa |
|||
terpolarisasi horizontal dan tidak terarah |
|||
Bahan Perumahan
|
POM |
||
Penggunaan |
flowmeter ultrasonik, pencari jangkauan kapal selam |
||
|
Lihat gambar struktur produk |
||
Tingkat Perlindungan |
IP68 |
||
Berat |
340g±5 % (Panjang: 2m) |
||
Petunjuk Pengkabelan |
Merah+,Putih-,Hitam-, kawat terlindung; (tanpa sensor suhu secara default) |
||
Kurva Penerimaan |
Diagram Struktur Produk |
||
|
|
||
2. Diagram Skema Sensor Suhu Transduser, Diagram Skema Rangkaian Uji


Aplikasi Pengukur Aliran Ultrasonik:
Konstruksi flow meter ultrasonik dapat dilakukan dengan menggunakan transduser hulu dan hilir, pipa sensor dan reflektor. Prinsip kerja pengukur aliran ultrasonik adalah menggunakan gelombang suara untuk mengetahui kecepatan cairan di dalam pipa. Ada dua kondisi di dalam pipa seperti tidak ada aliran dan mengalir. Pada kondisi pertama, frekuensi gelombang ultrasonik ditransmisikan ke dalam pipa & indikasinya dari fluida serupa. Pada kondisi kedua, frekuensi gelombang pantulan tidak sama karena adanya Efek Doppler.
Setiap kali cairan mengalir dalam pipa dengan cepat, maka pergeseran frekuensi dapat ditingkatkan secara linier. Pemancar memproses sinyal dari gelombang & pantulannya menentukan laju aliran. Pengukur waktu transit mengirimkan & menerima gelombang ultrasonik di kedua arah di dalam pipa. Pada kondisi tanpa aliran, waktu yang dibutuhkan untuk mengalir antara hulu & hilir antar transduser adalah sama. Pada kedua kondisi aliran ini, gelombang di hulu akan mengalir dengan kecepatan lebih kecil dibandingkan gelombang di hilir. Ketika cairan mengalir lebih cepat, perbedaan antara waktu hulu dan hilir meningkat. Waktu hulu & hilir diproses oleh pemancar untuk menentukan laju aliran.