Dilihat: 9 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 30-03-2019 Asal: Lokasi
Sensor level ultrasonik menggabungkan tiga fungsi sakelar non-kontak, pengontrol, dan pemancar. Sangat cocok untuk tangki penyimpanan kecil. Desain fleksibel sensor level cairan ultrasonik dapat diterapkan pada sistem terintegrasi atau menggantikan sakelar bola mengambang dan sakelar konduktivitas. Sensor tekanan juga cocok untuk aplikasi komprehensif kontrol cairan dan sistem pemberian bahan kimia. Sensor level cairan ultrasonik juga merupakan pilihan yang baik untuk tangki kecil mesin, rem, dan peralatan lainnya. sensor ultrasonik untuk flowmeter air dapat diaplikasikan pada lumpur dan korosi. Sensor level ultrasonik banyak digunakan di berbagai tangki penyimpanan atmosfer, tangki proses, tangki kecil dan wadah kecil, stasiun pengangkat pompa, tangki penyimpanan air limbah, dll.
Prinsip sensor level cairan ultrasonik
Itu sensor transduser ultrasonik merupakan sensor yang dikembangkan menggunakan karakteristik gelombang ultrasonik. Gelombang ultrasonik merupakan salah satu jenis gelombang mekanik yang frekuensi getarannya lebih tinggi dari gelombang suara. Hal ini dihasilkan oleh getaran wafer transduser di bawah eksitasi tegangan. Ia memiliki frekuensi tinggi, panjang gelombang pendek, fenomena difraksi kecil, terutama arah yang baik, dan dapat diorientasikan sebagai sinar. Karakteristik seperti komunikasi. Penetrasi ultrasonik terhadap cairan dan padatan sangat besar, terutama padatan buram di bawah sinar matahari, yang dapat menembus kedalaman beberapa puluh meter. Gelombang ultrasonik yang mengenai suatu pengotor atau antarmuka akan menghasilkan pantulan yang signifikan hingga membentuk pantulan menjadi gema, yang dapat menghasilkan efek Doppler bila mengenai benda bergerak. Oleh karena itu, pengujian ultrasonik banyak digunakan di bidang industri, pertahanan nasional, biomedis dan bidang lainnya. Ultrasonografi digunakan sebagai alat pendeteksi, dan gelombang ultrasonik serta gelombang ultrasonik harus dihasilkan. Alat yang menjalankan fungsi ini adalah sensor ultrasonik, yang biasa disebut transduser ultrasonik, atau probe ultrasonik. Itu transduser kedalaman ultrasonik terutama terdiri dari wafer piezoelektrik, yang dapat memancarkan gelombang ultrasonik serta gelombang ultrasonik. Probe ultrasonik berdaya kecil digunakan untuk deteksi. Ia memiliki banyak struktur berbeda, yang dapat dibagi menjadi probe lurus (gelombang longitudinal), probe miring (gelombang transversal), probe gelombang permukaan (gelombang permukaan), probe gelombang Lamb (gelombang lampu), probe ganda (satu refleksi probe, satu penerimaan probe) Tunggu. Inti dari sensor ultrasonik adalah wafer piezoelektrik dalam jaket plastik atau jaket logam. Bahan pembuat wafer ada banyak macamnya. Ukuran wafer seperti diameter dan ketebalannya juga berbeda-beda, sehingga performa setiap sensor berbeda-beda, kita harus mengetahui performanya sebelum digunakan.
Indikator kinerja utama sensor ultrasonik:
Transduser pengukur aliran ultrasonik harus memiliki penyegelan yang baik untuk mencegah masuknya embun, hujan, dan debu. Keramik piezoelektrik dipasang di bagian dalam bagian atas kotak logam. Basis dipasang pada ujung terbuka casing dan ditutup dengan resin. Untuk sensor ultrasonik yang digunakan pada robot industri, diperlukan akurasi 1 mm dan diperlukan radiasi ultrasonik yang kuat. Sensor level ultrasonik juga memiliki karakteristik sebagai berikut, sensor level ultrasonik memiliki jangkauan pengukuran 1,25 meter, dan sensor level ultrasonik DL10 menghasilkan output 4 hingga 20 meter.
Sensor level cairan ultrasonik merupakan alat ukur yang umum digunakan dan banyak digunakan di banyak industri. Tali transduser ultrasonik pada flowmeter merupakan sensor yang dikembangkan menggunakan karakteristik gelombang ultrasonik. Ini memiliki keunggulan pengukuran yang akurat, jangkauan deteksi yang luas, penggunaan yang fleksibel dan perawatan yang mudah. Struktur sensor level cairan ultrasonik, sensor ultrasonik terutama terdiri dari wafer piezoelektrik, dan dapat memancarkan gelombang ultrasonik serta gelombang ultrasonik. Probe ultrasonik berdaya kecil digunakan untuk deteksi. Ini memiliki banyak konfigurasi berbeda, yang dapat dibagi menjadi probe lurus (gelombang memanjang), probe miring (gelombang transversal), probe gelombang permukaan (gelombang permukaan), probe gelombang domba (gelombang lampu), probe ganda (satu refleksi probe, satu penerimaan probe) )Tunggu. Inti dari sensor ultrasonik adalah wafer piezoelektrik dalam jaket plastik atau selubung logam. Bahan pembuat wafer ada banyak macamnya. Ukuran wafer seperti diameter dan ketebalannya juga berbeda-beda, sehingga performa setiap sensor berbeda-beda, kita harus mengetahui performanya.