Dilihat: 4 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 05-03-2020 Asal: Lokasi
Keramik piezoelektrik, sebagai material keramik fungsional baru yang telah banyak digunakan di berbagai bidang teknis, termasuk penerapan di bidang pengendalian getaran struktural. Karena kemampuannya mengubah energi mekanik dan energi listrik, ia dapat ditanamkan ke dalam sistem sebagai sensor atau aktuator ultrasonik untuk pengendalian aktif getaran struktur. Ketika bahan keramik piezoelektrik dan sirkuit eksternal membentuk sirkuit tertutup, karena adanya kopling mekanis dan listrik, maka akan menunjukkan beberapa karakteristik redaman, yang dapat digunakan untuk kontrol pasif pada struktur.
Pada tahun 1979, Forward pertama kali mengusulkan kemungkinan penggunaan keramik piezoelektrik secara paralel dengan komponen rangkaian untuk pengendalian getaran, dan kemudian hagood dan von, Dalam makalah ini, karakteristik kopling mekanis dan listrik dari keramik piezoelektrik dan rangkaian eksternal dimodelkan secara teoritis, dan pengaruh tabung piezokeramik PZT getaran kantilever ketika dihubungkan secara paralel dengan rangkaian resistansi murni dan rangkaian induktansi resistansi seri. Hasil eksperimen sesuai dengan hasil teoritis, yang secara sistematis membuktikan kelayakan keramik piezoelektrik dan sirkuit eksternal secara paralel untuk pengendalian getaran. Sejak itu, banyak peneliti mulai berinvestasi di bidang ini.
Untuk lebih menerapkan karakteristik redaman transduser tingkat ultrasonik untuk kontrol getaran, berdasarkan penelitian dalam makalah ini, model teoretis karakteristik redaman kopling paralel keramik piezoelektrik dengan induktansi resistansi dan rangkaian kapasitansi resistansi dibuat, dan model teoretis diverifikasi berdasarkan sistem kantilever, yang memberikan landasan teori untuk penerapan keramik piezoelektrik di bidang pondasi kontrol pasif.
Karakteristik redaman keramik piezoelektrik paralel
Bahan keramik piezoelektrik mempunyai sifat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Ketika keramik piezoelektrik terkena gaya luar, permukaannya akan menghasilkan muatan listrik. Jika keramik piezoelektrik dalam keadaan sirkuit maka muatan akan berkumpul pada permukaan keramik piezoelektrik. Ketika keramik piezoelektrik membentuk rangkaian dekat dengan rangkaian luar, sebagian muatan listrik akan dikonsumsi dalam bentuk energi panas oleh impedansi dalam rangkaian, artinya sebagian energi mekanik akan dilepaskan dalam bentuk energi panas. Ini adalah mekanisme dimana keramik piezoelektrik dan sirkuit eksternal dihubungkan secara paralel untuk kontrol getaran pasif.
1.2 model teoritis
Dari sudut pandang kelistrikan, keramik piezoelektrik dapat disederhanakan sebagai model rangkaian sumber tegangan dan kapasitor. Ini adalah model listrik setara keramik piezo yang paralel dengan sirkuit eksternal. Impedansi listrik sistem ketika rangkaian eksternal tertutup atau terbuka. Impedansi mekanis setara dengan kekakuan mekanis bahan piezoelektrik. Oleh karena itu, karakteristik redaman keramik piezoelektrik paralel, faktor disipasi energi ŋ, dan rasio kekakuan e dapat ditentukan masing-masing. Ketika rangkaian eksternal masing-masing adalah rangkaian paralel induktansi resistansi dan rangkaian seri kapasitansi negatif resistansi, model karakteristik redaman material keramik piezoelektrik dapat diperoleh: karakteristik redaman keramik piezoelektrik dan koefisien kopling elektromekanis keramik piezoelektrik, frekuensi kerja, dan faktor getaran semuanya terkait. Karakteristik redaman keramik piezoelektrik paralel berkaitan dengan banyak faktor, seperti karakteristik keramik piezoelektrik, jenis rangkaian luar, dan parameter rangkaian tertentu. Dengan adanya perubahan faktor tersebut, keramik piezoelektrik menunjukkan karakteristik redaman yang berbeda.
Penelitian Simulasi Berdasarkan sistem balok kantilever