Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 09-02-2023 Asal: Lokasi
Salah satunya adalah anorganik bahan piezoelektrik , yang terbagi menjadi kristal piezoelektrik dan keramik piezoelektrik. Kristal piezoelektrik umumnya mengacu pada kristal tunggal piezoelektrik; keramik piezoelektrik umumnya mengacu pada polikristal piezoelektrik.
Keramik piezoelektrik mengacu pada polikristal yang dibentuk oleh kumpulan acak butiran halus yang diperoleh melalui reaksi keadaan padat antara partikel bubuk dan proses sintering dengan mencampur, mencetak, dan sintering pada suhu tinggi dengan bahan mentah dari komponen yang diperlukan. transduser keramik piezoelektrik disebut keramik piezoelektrik, yang sebenarnya adalah keramik feroelektrik. Terdapat domain feroelektrik pada butiran kristal keramik pzt ini , dan domain feroelektrik tersebut terdiri dari 180 domain yang arah polarisasi spontannya antiparalel dan 90 domain yang arah polarisasi spontannya saling tegak lurus. Pada kondisi medan listrik arus searah, polarisasi spontan tersusun sempurna sesuai arah medan listrik luar dan intensitas sisa polarisasi tetap dipertahankan setelah medan listrik luar dihilangkan, sehingga mempunyai sifat piezoelektrik makroskopis. Seperti: barium titanat BT, timbal zirkonat titanat PZT, timbal zirkonat titanat termodifikasi, timbal metaakut, timbal barium lithium niobate PBLN, timbal titanat termodifikasi PT, dll. Keberhasilan pengembangan bahan jenis ini telah mendorong peningkatan dan peningkatan kinerja berbagai perangkat piezoelektrik seperti transduser akustik dan sensor keramik piezoelektrik.
piezoelektrik keramik Kristal umumnya mengacu pada kristal tunggal piezoelektrik, yang mengacu pada kristal yang ditanam sesuai dengan tatanan kisi ruang kristal jangka panjang. Struktur kristal ini pzt tidak memiliki pusat simetri dan karenanya bersifat piezoelektrik. Seperti kristal (kristal kuarsa), lithium gallate, lithium germanate, titanium germanate, dan transistor besi lithium niobate, lithium tantalate, dan lain-lain..