Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 17-03-2021 Asal: Lokasi
Apa kelebihan sensor ultrasonik
Sensor transduser ultrasonik merupakan sensor yang mengubah sinyal ultrasonik menjadi sinyal energi lain (biasanya sinyal listrik). Hal ini lebih umum terjadi dalam produksi dan kehidupan, seperti radar pembalik mobil, robot berjalan menghindari rintangan otomatis, lokasi konstruksi dan beberapa lokasi industri seperti ketinggian cairan, kedalaman sumur, panjang pipa, dll. Hal ini sering terlihat pada saat-saat di mana jangkauan non-kontak otomatis diperlukan. . Lalu, apa saja kelebihannya sensor transduser aliran gas ultrasonik yang membuatnya berguna dalam kesempatan ini?
Secara umum, kemampuan sensor ultrasonik yang kuat untuk menahan gangguan lingkungan merupakan alasan penting popularitasnya. Keunggulannya diwujudkan dalam aspek-aspek berikut:
1. Sensitivitas tinggi, daya tembus yang kuat
Sensitivitas dan daya tembus yang tinggi pada sensor ultrasonik memudahkan pendeteksian objek dalam dari luar.
2. Dapat digunakan pada malam hari dan di lingkungan gelap
Berbeda dengan sensor jarak yang mengandalkan sumber cahaya atau kamera, sensor gelombang akustik dapat mendeteksi secara stabil dan andal di lingkungan gelap yang tidak ada cahaya, tanpa terpengaruh sama sekali.
3. Akurasi pengukuran yang tinggi
Sensor ultrasonik mempunyai akurasi yang tinggi dalam mengukur jarak antara sensor dengan permukaan paralel.
4. Warna atau transparansi objek tidak berpengaruh pada pengukuran
Karena sensor ultrasonik mengukur posisi objek melalui gelombang pantulan, warna atau transparansi objek pengukuran tidak berpengaruh pada pembacaan sensor ultrasonik.
5. Debu, kotoran atau lingkungan dengan kelembaban tinggi tidak berpengaruh terhadap pengukuran sensor gas ultrasonik , Sensor lain dapat bekerja dengan baik di lingkungan yang berdebu, kotoran, atau dengan kelembapan tinggi, tetapi dalam kondisi ekstrem, sejumlah besar debu atau air akan menumpuk dan memengaruhi pengukuran. Sensor ultrasonik tidak terpengaruh oleh kondisi kerja keras yang disebutkan di atas dan dapat mencapai pengukuran level cairan yang andal.
Prinsip sensor ultrasonik
Bahan utama sensor ultrasonik adalah kristal piezoelektrik dan paduan nikel-besi-aluminium. Sensor ultrasonik yang tersusun dari kristal piezoelektrik merupakan sensor reversibel yang dapat mengubah energi listrik menjadi osilasi mekanis untuk menghasilkan gelombang ultrasonik. Pada saat yang sama, juga dapat diubah menjadi energi listrik ketika menerima gelombang ultrasonik.
Sensor jangkauan ultrasonik adalah sensor yang mengubah sinyal ultrasonik menjadi sinyal energi lain (biasanya sinyal listrik). Ultrasonografi adalah gelombang mekanis dengan frekuensi getaran lebih tinggi dari 20kHz. Ia mempunyai ciri-ciri frekuensi tinggi, panjang gelombang pendek, fenomena difraksi kecil, terutama directivity yang baik, yang dapat menjadi sinar dan merambat secara terarah. USG memiliki kemampuan yang besar dalam menembus cairan dan padatan, terutama pada padatan yang tidak tembus sinar matahari. Ultrasonik yang mengenai kotoran atau antarmuka akan menghasilkan pantulan yang signifikan hingga membentuk gema yang dipantulkan, dan dapat menghasilkan efek Doppler bila mengenai benda bergerak. Sensor ultrasonik menggunakan media akustik untuk melakukan deteksi non-kontak dan bebas keausan pada objek yang terdeteksi. Sensor ultrasonik dapat mendeteksi benda transparan atau berwarna, benda logam atau non logam, zat padat, cair, dan tepung. Kinerja deteksinya hampir tidak terpengaruh oleh kondisi lingkungan apa pun, termasuk lingkungan asap dan debu serta hari hujan.